Senin, 14 Juli 2014

Sabtu, 05 Juli 2014

Selama Pembelajaran MP & ICT

Pembelajaran MP & ICT yang di sampaikan bu Nur Amalia benar-benar menarik, karena siswa diajak langsung mempraktikkan dan di beri tugas untuk membuat blog, memposting materi yang menarik. kita juga di ajari cara membuat quiz dalam ppt. perkuliahan tidak membosankan seperti yang lainnya. beliau juga ramah denag siapa saja, orang yang sangat baik.

BAHASA JAWA

Basa Bagongan
Kaginakaken utawi kagem gineman wonten salebetipun dhatulaya utawi karaton.

Kagem sami-sami priyayi,menawi kagem nata ngagem krama inggil.

Ugi saged kasebat basa resmi  salebetipun cepuri/karaton.

Tetenger:

  1. aku → manira, kawe → pakenira, ater-ater dak- → manira, ko- → pakenira, di- → panggah

  2. punapa/menapa →punapi/menapi, puniki, puniku, ora →boya, ana →wenten, inggih → enggeh, baw/wae → besaos.

Tuladha: Enggeh kelangkung-langkung penjagine ewa semanten boya wenten undhake.

KARAWITAN

KONVENSI DAN UNSUR-UNSUR PEMBENTUK MUSIKALITAS KARAWITAN JAWA
 
Pengertian TRADISI dalam Karawitan Jawa; usia (relatif) tua, kualitasnya tinggi (lulus seleksi alamiah), dan penggunaan aturan yang ketat (sebagai konvensi masyarakat pendukungnya)

Penggunaan aturan yang bergayut dengan unsur-unsur pembentuk musikalitas karawitan Jawa, antara lain; gamelan, laras, pathet, irama, bentuk dan jenis gending, vokabuler garap, dsb.

teori piaget IPA


Tahap-Tahap Perkembangan Kognitif Piaget
Menurut Jean Piaget, perkembangan manusia melalui empat tahap perkembangan kognitif dari lahir sampai dewasa. Setiap tahap ditandai dengan munculnya kemampuan intelektual baru di mana manusia mulai mengerti dunia yang bertambah kompleks.

Tahap-Tahap
Umur
Kemampuan
Sensori-motorik
0-2 tahun
Menunjuk pada konsep permanensi objek, yaitu kecakapan psikis untuk mengerti bahwa suatu objek masih tetap ada. Meskipun pada waktu itu tidak tampak oleh kita dan tidak bersangkutan dengan aktivitas pada waktu itu. Tetapi, pada stadium ini permanen objek belum sempurna.
Praoperasional
2-7 tahun
Perkembangan kemampuan menggunakan simbol-simbol yang menggambarkan objek yang ada di sekitarnya. Berpikir masih egosentris dan berpusat.
Operasional
7-11 tahun
Mampu berpikir logis. Mampu konkret memperhatikan lebih dari satu dimensi sekaligus dan juga dapat menghubungkan dimensi ini satu sama lain. Kurang egosentris. Belum bisa berpikir abstrak.
Operasional formal
11tahun-dewasa
Mampu berpikir abstrak dan dapat menganalisis masalah secara ilmiah dan kemudian menyelesaikan masalah.

kepemimpinan pendidikan

unsur-unsur komunikasi :
1. Komunikator Sering disebut juga pengirim (sender), penyandi (encoder), komunikator (communicator), pembicara (speaker), atau originator. Sumber adalah pihak yang berinisiatif atau mempunyai kebutuhan untuk berkomunikasi. 
2. Pesan Pesan yaitu apa yang dikomunikasikan oleh sumber kepada penerima. Pesan merupakan seperangkan simbol verbal atau nonverbal yang mewakili perasaan, nilai, gagasan atau maksud sumber tadi.
 3. Saluran atau Media Media yakni alat atau wahana yang digunakan sumber untuk menyampaikan pesannya kepada penerima. Saluran boleh jadi merujuk pada bentuk pesan yang disampaikan kepada penerima, apakah saluran verbal atau nonverbal. 
4. Penerima Penerima (receiver) yakni orang yang menerima pesan dari sumber. 
5. Efek Efek yaitu apa yang terjadi pada penerima setelah ia menerima pesan tersebut, misalnya penambahan pengetahuan (dari tidak tahu menjadi tahu), terhibur, perubahan sikap (dari tidak setuju menjadi setuju), perubahan keyakinan, perubahan perilaku (dari tidak bersedia membeli barang yang ditawarkan menjadi bersedia membelinya).